HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL

HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL

http://WONOKERTO.NGAWIKAB.ID – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, Bupati Ngawi mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Himbauan Sehari Tanpa Sampah Plastik. SE tertanggal 11 Februari 2021 dengan nomor 188/832/404.111/2021 merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesi nomor SE.1/MENLHK/PSLB3/PLB.0/2/2021 tentang Hari Peduli Sampah Nasional 2021.

Dalam surat edaran tersebut disampaikan hal-hal sebagai berikut :

  1. Menghimbau seluruh masyarakat untuk menghindari pemakaian plastik sekali pakai selama 1 (satu) hari pada tanggal 21 Februari 2021;
  2. Dan untuk selanjutnya agar masyarakat memilah sampah dari rumah dan melaksanakan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam perilaku sehari-hari serta mengendalikan penggunaan plastik sekali pakai.

Untuk pelaksanaannya, surat edaran tersebut perlu disosialisasikan kepada seluruh jajaran pegawai di organisasi perangkat daerah (OPD)/kantor/instansi dan seluruh masyarakat Kabupaten Ngawi.

Share and Enjoy !

Shares
TERIMAKASIH MBAH KUNG, SUDAH MEMBANGUN DAN MENCINTAI NGAWI.

TERIMAKASIH MBAH KUNG, SUDAH MEMBANGUN DAN MENCINTAI NGAWI.

WONOKERTO.NGAWIKAB.ID – Masa kepemimpinan Budi Sulistyono sebagai Bupati Ngawi periode ke-2 akan berakhir pada 17 Februari 2021. Dalam masa kepemimpinannya, prestasi demi prestasi telah dipersembahkan melalui berbagai bidang pemerintahan.

Capaian prestasi tersebut meliputi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) dari Predikat CC hingga ke Predikat A, peningkatan produksi pangan, destinasi wisata, pembangunan akses jalan, penerapan pola hidup sehat dan sebagainya.

Untuk capaian Sakip, Budi Sulistyono telah melakukan revolusi. Dalam hitungan singkat Pemerintah Kabupaten Ngawi berhasil mempersembahkan Sakip predikat A, dari sebelumnya yang berstatus predikat CC.

“Dari tahun 2015, kita memulai melakukan perbaikan dan pembenahan kinerja untuk pelayanan kepada masyarakat. Alhamdulillah, kita diganjar SAKIP dengan predikat CC hingga naik A, dari sini kita akan terus berbenah,” kata Budi Sulistyono Senin (31/08/20) pada acara Vicon dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Dalam peningkatan produksi pangan, Ngawi menjadi lumbung pangan Nomor 6 di Indonesia dan Nomor 2 di Jawa timur. Bahkan untuk urusan pangan, Kabupaten Ngawi mampu menyabet juara nasional dengan duta pemuda pelopor lewat karya padi organik.

“Pertanian tidak banyak terdampak Covid-19. Kita patut bersyukur. Karena petani bekerja tidak banyak kontak dengan keramaian. Dulu Ngawi Nomor 4 di Jawa Timur. Dan sekarang Nomor 2. Untuk nasional kita no 6,” kata Bupati Ngawi dalam sambutan pelatikan kepala desa di Pendopo Wedya Graha Senin (1/2).

Pada pertengahan periode ke-2, Budi Sulistyono berhasil mengurangi keluarnya uang masyarakat Ngawi ke daerah lain. Itu dilakukan dengan menumbuhkan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Ngawi, sehingga masyarakat tidak perlu keluar daerah untuk rekreasi.

Dampak lainnya, perputaran transaksi keuangan di sekitar destinasi wisata tumbuh cukup signifikan. Dengan tumbuhnya transaksi itu, perekonomian masyarakat juga mengalami pertumbuhan.

Sedangkan untuk infrastruktur, masa dua periode kepemimpinan Budi Sulistyono telah mewujudkan akses jembatan, paving, rigid beton maupun aspal. Tercatat ratusan kilo meter jalan telah dibangun atau dinormalisasi dan juga puluhan jembatan dibangun maupun mengalami normalisasi.

Ditilik dari awal perjalanan karir hingga akhir masa jabatan, bupati yang biasa disapa Mbah Kung itu, memiliki riwayat fantastis. Prestasi demi prestasi ditorehkan dalam masa kepemimpinannya sehingga berhasil membawa Kabupaten Ngawi ke level atas. Dari catatan prestasi tersebut, tidak heran bila banyak masyarakat Ngawi mengirimkan ucapan terima kasih.

Share and Enjoy !

Shares
Cegah Penambahan Pasien Terkonfirmasi Positif Covid 19, Bupati Ngawi Keluarkan Surat Edaran Penutupan Pasar Hewan

Cegah Penambahan Pasien Terkonfirmasi Positif Covid 19, Bupati Ngawi Keluarkan Surat Edaran Penutupan Pasar Hewan

Bupati Ngawi selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ngawi mengeluarkan surat guna menindak lanjuti perkembangan terakhir terkait masih banyaknya warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Isi surat dengan nomor 510/01.148/404.108/2021 tersebut merupakan perintah penutupan Pasar Hewan di Kabupaten Ngawi mulai tanggal 19 Januari 2021 hingga batas waktu belum ditentukan atau menunggu pemberitahuan lebih lanjut.

Surat tersebut didasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Surat Edaran Bupati Ngawi No. 065/01.28/404.011/2021 Tanggal 9 Januari 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Untuk Pengendalian Penyebaran Covid 19 Di Kabupaten Ngawi bahwa penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid 19 di Kabupaten Ngawi masih tinggi dengan munculnya klaster baru.

Selanjutnya, keluarnya surat tersebut juga berkenaan dengan tingkat kerumunan yang tinggi di Pasar Hewan yang sangat rentan dan berpotensi menjadi tempat penyebaran Covid-19.

Share and Enjoy !

Shares
BNPB Peduli Masyarakat Desa Wonokerto

BNPB Peduli Masyarakat Desa Wonokerto

Wonokerto.ngawikab.id – Meski telah berlalu beberapa bulan setelah di temukannya kasus pertama di Indonesia, wabah corona belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir. Justru menurut angka statistik penderita baru, tren akhir-akhir ini menunjukkan angka peningkatan. Hal ini menjadikan beberapa pihak terkait meningkatkan kewaspadaannya serta menggiatkan lagi usaha-usaha untuk menangkal penyebaran virus yang terkenal cukup berbahaya ini.

Salah satu pihak yang tidak mau kalah dalam hal ini adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi. Badan Pemerintah yang bertanggung jawab akan kegiatan tanggap bencana ini membagikan sarana alat cuci tangan untuk masyarakat desa. Bantuan didistribusikan melalui tiap kecamatan di Kabupaten Ngawi.

Untuk desa Wonokerto, Kecamatan memberikan jatah 28 paket bantuam alat cuci tangan beserta cairan desinfektan yang akan dibagikan kepada 7 dusun. Pemberian bantuan ini diprioritaskan kepada tempat-tempat yang selalu ramai dikunjungi banyak orang, semisal warung-warung dan juga rumah kepala dusun. Semuanya telah didistribusikan pada hari Kamis, 6 Agusutus 2020 kemarin.

“Alhamdulillah, lumayan dapat peralatan seperti ini” kata Murtinah, salah satu pedagang yang mendapatkan bantuan alat cuci tangan dan paket desinfektan tersebut. “Akan segera saya pasang di depan warung, biar dipakai cuci tangan sama orang-orang yang datang ke warung saya. Soalnya takut juga kalau sampai tertular seperti di tivi-tivi itu” pungkasnya.

Pak Sutamar, kepala Dusun Wonokerto menejelaskan bahwa bantuan peralatan seperti ini bukan hanya baru sekali ini ada. Kemarin dari pihak pemerintah Desa Wonokerto juga telah membagikan bantuan peralatan serupa kepada warga masyarakatnya. Tapi tentu saja jumlahnya selalu kurang. Maka ia berharap akan ada lebih banyak lagi bantuan serupa maupun dalam bentuk lainnya dari berbagai instansi terkait diberikan kepada masyarakat Wonokerto. “Ya kalau bisa hingga seluruh warung dan tempat umum mendapatkan bantuan ini, satu tempat satu begitu” tambahnya.
Diharapkan, dengan semakin terjangkaunya sarana dan prasarana pencegahanpenyebaran virus corona ini, juga semakin menambah kesadaran masyarakat untuk mengadopsi sikap hidup sehat di musim pandemi ini, khususnya program Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).

Share and Enjoy !

Shares
KETUA DPRD KAB. NGAWI KUNJUNGI PASAR DESA WONOKERTO DAN BAGIKAN INI

KETUA DPRD KAB. NGAWI KUNJUNGI PASAR DESA WONOKERTO DAN BAGIKAN INI

Wonokerto.ngawikab.id – Pada hari ini Minggu tanggal 12 April 2020 pukul 08.30 WIB s/d selesai, Kepala Desa Wonokerto, Siti Moasri mendampingi Kunjungan Ketua DPRD Ngawi Bapak Dwi Rianto Jatmiko di posko relawan Covid 19 di Desa Wonokerto.

Dalam kunjungan ke Posko Relawan tersebut, Bapak Ketua DPRD juga melakukan kegiatan pembagian masker di pasar Desa. Maksud dan tujuan kunjungan tersebut adalah untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal, serta mensosialisasikan penggunaan masker guna mengantisipasi penyebarluasan Virus Corona di wilayah Desa Wonokerto.

Share and Enjoy !

Shares
SIDAK, CAMAT KEDUNGGALAR MENEMUKAN HAL INI DI DESA WONOKERTO

SIDAK, CAMAT KEDUNGGALAR MENEMUKAN HAL INI DI DESA WONOKERTO

Wonokerto.ngawikab.id – Tiba-tiba saja Bapak camat beserta rombongan sudah berada di depan pintu kantor desa Wonokerto. Begitulah gaya kepemimpinan Camat Kedunggalar yang baru beberapa minggu menjabat ini. Kebetulan hari ini, Senin 9 September adalah jadwal kunjungan kerja Beliau ke desa Wonokerto, desa terakhir dari rangkaian safari Beliau ke seluruh desa di kecamatan kedunggalar.

Meski terdengar tegas dan berwibawa, Budi Santoso, S. STP, M.Si, Bapak Camat Kedunggalar yang baru terdengar selalu menyelipkan humor-humor dan guyonan khasnya, sehingga para hadirin dengan antusias selalu mengikuti arahan-arahannya. “Jangan bilang kalo bayare kurang mergo entek nggo jagong!” begitu gojlokan itu ditujukan kepada para perangkat, dan disaat yang lain dialamatkan pula gojlokan yang tak kalah sengit kepada rekan kerja beliau pegawai kecamatan.

Perhatian utama beliau pada pertemuan kali ini adalah tentang kinerja perangkat desa. “sebenarnya, kesejahteraan perangkat desa itu sudah di atas PNS macam kami. Tapi kalau masih selalu merasa kurang saja, itu pasti ada yang salah. Mungkin kerjanya kurang disiplin, atau kewajiban-kewajibannya belum dipenuhi, sehingga status gajinya tersebut masih dipertanyakan”. Begitulah diantara wejangan yang beliau sampaikan kepada kami.

Pertemuan yang awalnya berjalan kaku dan formal akhirnya terasa semarak dan penuh dengan rasa kekeluargaan. “Sampek jam piro kingko, nek masalah ngomong sampek limang jam pun tak turuti, mesti enek ae ngko sing tak omong. Ojok kuwatir kentek an bahan omongan” tantang beliau kepada para hadirin yang mulai terlihat lesu karena hari sudah siang. Akhirnya menjelang pukul 14.00 WIB, acara ditutup dan dilanjutkan dengan ramah tamah sambil menikmati sajian yang telah disediakan tuan rumah.

Share and Enjoy !

Shares